Pesan dan Kesan Alumni RPL SMK Muhammadiyah Pekalongan

Ikhsan Wijaya Kusuma Alumni RPL SMK Muhammadiyah Pekalongan, Sekarang Bekerja di KOSPIN JASA Kota Pekalongan

Pelatihan Service HP

Pemerintah Kab.Pekalongan Desa PODO Bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah Pekalongan untuk melaksanakan Kegiatan Pelatihan service HP. Kelurahan Desa Podo, Membekali warganya untuk meningkatkan ketrampilan dalam service HP untuk pelaksanaanya Kegiatan di SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan

Pelatihan Service HP

Pemerintah Kab.Pekalongan Desa PODO Bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah Pekalongan untuk melaksanakan Kegiatan Pelatihan service HP. Kelurahan Desa Podo, Membekali warganya pada ketrampilan service HP untuk pelaksanaanya Kegiatan di SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan

Pelatihan Service HP

Pemerintah Kab.Pekalongan Desa PODO Bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah Pekalongan untuk melaksanakan Kegiatan Pelatihan service HP. Kelurahan Desa Podo, Membekali warganya pada ketrampilan service HP untuk pelaksanaanya Kegiatan di SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan

Pelatihan Service HP

Pemerintah Kab.Pekalongan Desa PODO Bekerja sama dengan SMK Muhammadiyah Pekalongan untuk melaksanakan Kegiatan Pelatihan service HP. Kelurahan Desa Podo, Membekali warganya pada ketrampilan service HP untuk pelaksanaanya Kegiatan di SMK Muhammadiyah Kota Pekalongan

Hari Santri 2024

Peringatan Hari Santri tahun ini harus lebih istimewa dari sebelumnya, tidak lagi sebatas pada upacara peringatan seremonial semata. Akan tetapi harus menjadi momen kebangkitan para santri, menjadi pelopor dalam berbagai dimensi kehidupan, terutama dalam menata umat serta menjadi motivasi dalam berkiprah di negeri ini.

Sunday, March 24, 2024

Hari Santri 2024

Peringatan Hari Santri tahun ini harus lebih istimewa dari sebelumnya, tidak lagi sebatas pada upacara peringatan seremonial semata. Akan tetapi harus menjadi momen kebangkitan para santri, menjadi pelopor dalam berbagai dimensi kehidupan, terutama dalam menata umat serta menjadi motivasi dalam berkiprah di negeri ini. 
 
Sejarah telah membuktikan bahwa santri tidak hanya muncul sebagai kaum intelektual, namun juga dikenal sebagai pejuang kemerdekaan. Santri memiliki kemampuan dan skill masing-masing yang dapat mengembangkan sayapnya di tengah-tengah masyarakat.
 
Dari pengalaman sejumlah santri tersebut, kita bisa belajar bahwa ternyata seorang santri selain berpengetahuan tentang agama, juga penting untuk bisa berpolitik, pakar ekonomi, melek hukum serta teknologi dan lainnya